Senin, 20 Maret 2017
Kamis, 16 Maret 2017
“Efisiensi Penghematan Energi disekolah SMPN 37 Surabaya"
• Nama
Kelompok 1:
- Auraliya
- Dixon
daniswara
- Namira
- Anisah
herian
- Danang Amin Setiadi
Penghematan energi atau konservasi energi merupakan suatu tindakan mengurangi jumlah penggunaan energi. Penghematan energi dapat dicapai dengan penggunaan energi secara efisien di mana manfaat yang sama diperoleh dengan menggunakan energi lebih sedikit, ataupun dengan mengurangi konsumsi dan kegiatan yang menggunakan energi. Penghematan energi dapat menyebabkan berkurangnya biaya, serta meningkatnya nilai lingkungan. serta kenyamanan. Organisasi-organisasi serta perseorangan dapat menghemat biaya dengan melakukan penghematan energi, sedangkan pengguna komersial dan industri dapat meningkatkan efisiensi dan keuntungan dengan melakukan penghemaan energi. Ada banyak motivasi untuk meningkatkan efisiensi energi. Mengurangi penggunaan energi, mengurangi biaya energi dan dapat menghasilkan penghematan secara finansial kepada konsumen jika penghematan energi tersebut tidak melebihi biaya tambahan untuk penerapan aplikasi teknologi hemat energi. Mengurangi penggunaan energi juga dipandang sebagai solusi untuk mengurangi masalah emisi gas rumah kaca. Menurut Badan Energi Internasional, peningkatan efisiensi energi pada bangunan, proses industri dan transportasi dapat mengurangi sepertiga kebutuhan energi di dunia pada tahun 2050, dan dapat membantu mengontrol emisi gas rumah kaca secara global
FOTO KEGIATAN INOVASI
GURU MENJELASKAN CARA MENGUKUR PERBANDINGAN SAMPAH DI RUANG KELAS
Materi yang dijelaskan adalah untuj menyelesaikan masalah kecepatan pemilahan sampah dengan banyaknya pemilah (Anggota
Pokja Sampah) sebagai alternatif pencegahan banjir di Lingkungan SMP N 37 Surabaya
dengan perbandingan berbalik nilai. Siswa juga mempraktikan secara langsung cara pemilahan sampah
(Siswa SMPN 37 Mengumpulkan Sampah Organik)
· Sampah dibakar sehingga menghasilkan panas (proses konversi thermal)
· Panas
dari hasil pembakaran dimanfaatkan untuk mengubah air menjadi uap dengan
bantuan boiler
·
Uap
bertekanan tinggi digunakan untuk memutar bilah turbin
·
Turbin
dihubungkan ke generator dengan bantuan poros
·
Generator
menghasilkan listrik dan listrik dialirkan ke rumah – rumah atau ke pabrik. pengetahuan energi alternatif (7)
TANGANI GLOBAL WARMING DENGAN ENERGI ALTERNATIF DARI SAMPAH
Sampah yang selama ini menjadi permasalahan besar di negara Indonesia. Berbagai cara telah dilakukan untuk meminimalisir tumpukan sampah raksasa, diantaranya adalah daur ulang sampah anorganik dan pemanfaatan sampah organik menjadi pupuk, biogas dsb. Sampah merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Sampah didefinisikan oleh manusia menurut derajat keterpakaiannya, dalam proses-proses alam sebenarnya tidak ada konsep sampah, yang ada hanya produk-produk yang dihasilkan setelah dan selama proses alam tersebut berlangsung.Sampah selain dapat digunakan sebagai pupuk, sampah organi juga bisa diandalkan sebagai bahan baku pembuatan energi alternatif. Sampah organik dapat mengahsilkan energi alternatif yaitu biogas dan biomas. Pembuatan biogas dapat menggunakan limbah organik seperti sampah, kotoran hewan yang diproses secara anaerob diggestion, sedangkan pembuatan biomas dibuat dengan menggunakan sampah organik seperti limbah kayu, daun, ranting, sekam padi, jerami, ampas tebu, cangkang sawit dan sampah kota. Pembuatan biomas dari sampah tumbuhan apabila diolah dengan zat pengikat polutan akan menjadi suatu bahan bakar padat buatan sebagai bahan bakar alternatif yang disebut briket.Sampah menjadi energi Alternatif listrik teknologi pengolahan sampah ini untuk menjadi energi listrik pada prinsinya sangat sederhana sekali yaitu:· Sampah dibakar sehingga menghasilkan panas (proses konversi thermal)
Langganan:
Komentar (Atom)








