Senin, 20 Maret 2017


TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI

SMPN 37 SURABAYA 



Sampah adalah barang atau benda yang sudah tidak terpakai dan dianggap tidak memiliki nilai jual .Berdasarkan jenisnya sampah dikelompokkan menjadi 3 bagian yaitu : sampah organik,sampah anorganik,dan sampah beracun dan berbahaya.

Sampah organik adalah sampah yang mudah diuraikan oleh mikroorganisme dan tidak membutuhkan waktu lama untuk terurai. Jenis sampah organik contohnya ; sampah sisa sayuran,makanan,daun,kulit buah,dan sampah tanaman. sampah dapat dijadikan menjadi pupuk organik. 

Pupuk anorganik sedikit berbeda dengan pupuk organik. Pupuk organik memiliki waktu yang lama untuk larut dalam tanah, sedangkan pupuk anorganik memiliki nutrisi yang langsung larut ke tananah dan siap diserap oleh tanah tanpa memerlukan proses pelapukan. Pupuk ini terbuat dari bahan kimia, di antaranya nitrogen, fosfor, dan kalium.      

Baik pupuk organik maupun pupuk anorganik keduanya sangat bermanfaat di bidang pertanian. Keduanya bisa memberikan nutrisi pada tumbuhan maupun tanah itu sendiri. Jika tidak ada pupuk mungkin para petani saat ini tidak bisa menghasilkan panen dengan kualitas tinggi.

            

Kamis, 16 Maret 2017

“Efisiensi Penghematan Energi disekolah SMPN 37 Surabaya"

      Nama Kelompok 1:
  1. Auraliya
  2. Dixon daniswara
  3. Namira
  4. Anisah herian
  5. Danang Amin Setiadi

 Penghematan energi atau konservasi energi merupakan suatu tindakan mengurangi jumlah penggunaan energi. Penghematan energi dapat dicapai dengan penggunaan energi secara efisien di mana manfaat yang sama diperoleh dengan menggunakan energi lebih sedikit, ataupun dengan mengurangi konsumsi dan kegiatan yang menggunakan energi. Penghematan energi dapat menyebabkan berkurangnya biaya, serta meningkatnya nilai lingkungan. serta kenyamanan. Organisasi-organisasi serta perseorangan dapat menghemat   biaya dengan melakukan penghematan energi, sedangkan pengguna komersial dan industri dapat meningkatkan efisiensi dan keuntungan dengan melakukan penghemaan energi. Ada banyak motivasi untuk meningkatkan efisiensi energi. Mengurangi penggunaan energi, mengurangi biaya energi dan dapat menghasilkan penghematan secara finansial kepada konsumen jika penghematan energi tersebut tidak melebihi biaya tambahan untuk penerapan aplikasi teknologi hemat energi. Mengurangi penggunaan energi juga dipandang   sebagai solusi untuk mengurangi masalah emisi gas rumah kaca. Menurut Badan Energi Internasional, peningkatan efisiensi energi pada bangunan, proses industri dan transportasi dapat mengurangi sepertiga kebutuhan energi di dunia pada tahun 2050, dan dapat membantu mengontrol emisi gas rumah kaca secara global


        SMPN 37 SURABAYA KELAS VIII

TRIK MENGIDENTIFIKASI TEKS



1.      Tentukan struktur yang akan diidentifikasi
2.      Baca teks secara cermat
3.      Kumpulkan/tandai paragraf teks yang akan diidentifikasi
4.      Pilahlah bagian teks yang masuk pada setiap struktur

5.      Lakukan penataan paragraf berdasarkan struktur teks


SISWA SMPN 37 MEMILAH DAN MENIMBANG SAMPAH DI BANK SAMPAH

OLEH SISWA VII B


1. Menyelesaikan masalah sampah dilingkungan SMP Negeri 37 Surabaya dengan menggunakan perbandingan senilai
2. Membedakan perbandingan senilai atau perbandingan berbalik nilai

 SISWA SMPN 37 MEMILAH DAN MENIMBANG SAMPAH DI BANK SAMPAH

OLEH SISWA VII F


1. Menyelesaikan masalah sampah dilingkungan SMP Negeri 37 Surabaya dengan menggunakan perbandingan senilai
2. Membedakan perbandingan senilai atau perbandingan berbalik nilai

MATERI PERBANDINGAN UNTUK MENYELESAIAKN MASALAH LINGKUNGAN 
SMPN 37 SURABAYA



Menyelesaikan masalah sampah dilingkungan SMP Negeri 37 Surabaya dengan menggunakan perbandingan senilai. Siswa membedaka  perbandingan senilai  dan berbalinilai  dengan menggunakan tabel data,grafik,dan  persamaan
FOTO KEGIATAN INOVASI
GURU MENJELASKAN CARA MENGUKUR PERBANDINGAN SAMPAH DI  RUANG KELAS
Materi yang dijelaskan adalah untuj menyelesaikan masalah kecepatan pemilahan  sampah dengan banyaknya pemilah (Anggota Pokja Sampah) sebagai alternatif pencegahan banjir di  Lingkungan SMP N 37 Surabaya dengan perbandingan berbalik nilai. Siswa juga mempraktikan secara langsung cara pemilahan sampah